Sebagian Besar Wilayah AS Telah Mulai Melegalkan Ganja

Sebagian Besar Wilayah AS Telah Mulai Melegalkan Ganja

Sebagian Besar Wilayah AS Telah Mulai Melegalkan Ganja

Sebagian Besar Wilayah AS Telah Mulai Melegalkan Ganja – Ganja atau mariyuana adalah psikotropika mengandung tetrahidrokanabinol dan kanabidiol yang membuat pemakainya mengalami euforia. Ganja biasanya dibuat menjadi rokok untuk dihisap supaya efek dari zatnya bereaksi. Tanaman semusim ini tingginya dapat mencapai 2 meter.

Memberikan suara untuk memilih presiden Amerika Serikat, sedang menjadi perhatian di hampir semua media internasional. Banyak orang juga memperhatikan bagaimana perkembangan raihan suara antara Donald Trump dan penantangnya, Joe Biden. Akan tetapi, ada sisi lain yang sama menariknya, namun agak luput dari perhatian: memberikan suara untuk melegalkan ganja. Warga Amerika Serikat di beberapa negara bagian, pada hari Selasa, 3 November 2020, memberikan suaranya apakah mau melegalkan ganja atau tidak. Legalisasi ganja dimaksudkan dengan dua tujuan, yakni ganja untuk rekreasi dan ganja untuk medis.

Sebuah kejutan pun muncul. Jika hasil pemilihan presiden Amerika Serikat masih belum jelas, namun pemberian suara untuk memilih legalisasi ganja hasilnya sudah jelas. Beberapa negara bagian Amerika Serikat, mayoritas warganya memilih untuk melegalkan Poker Deposit 10000 Tanpa Potongan ganja, baik itu dengan tujuan rekreasi, atau medis, atau bahkan dua-duanya.

1. Empat wilayah Amerika Serikat melegalkan ganja

Sebagian Besar Wilayah AS Mulai Legalkan Ganja

Ketika hasil pemilu presiden Amerika Serikat terus mengalir dan suara dari kedua calon saling kejar dengan selisih tipis, pelegalan ganja telah dengan jelas memenangkan pertarungannya. Warga empat wilayah di Amerika Serikat sepakat dengan legalisasi ganja.

Melansir dari Independent, empat wilayah tersebut adalah New Jersey, Montana, Dakota, dan Arizona. Warga di wilayah tersebut memilih “ya” untuk legalisasi ganja yang digunakan bertujuan untuk rekreasi (4/11). Gubernnur New Jersey bahkan dengan girang menulis twit “Kita berhasil, New Jersey!”.

Wilayah Dakota, khususnya South Dakota, warga di wilayah tersebut juga memilih untuk mengesahkan langkah-langkah penggunaan ganja secara legal. Di South Dakota, ganja untuk rekreasi dan ganja untuk medis secara bersamaan didukung sekaligus oleh warga masyarakatnya. Wilayah tersebut menjadi negara bagian pertama yang mengesahkan legalisasi ganja untuk dua tujuan secara bersamaan.

Dengan hasil legalisasi ganja yang terbaru ini, hal itu berarti dengan segera 35 negara bagian di Amerika Serikat akan ikut ambil bagian. Legalisasi ganja, baik itu bertujuan rekreasi atau medis telah menjadi suara mayoritas di sebagian besar negara-negara bagian Amerika Serikat.

2. Pajak yang tinggi jadi salah satu pemicu legalisasi ganja lolos

Sebagian Besar Wilayah AS Mulai Legalkan Ganja

Salah satu sebab megapa legalisasi ganja menjadi menarik di beberapa negara bagian di Amerika Serikat adalah pendapatan pajak yang tinggi untuk negara bagian. Negara-negara bagian yang tadinya belum mau melegalkan ganja, akhirnya tertarik dengan negara bagian lain dan menjadikan isu ini jauh lebih menarik di tingkat lokal.

Selain itu, ada faktor lainnya yakni permintaan konsumen yang tinggi atas ganja. Melansir dari kantor berita Reuters, pendiri Entourage Effect Capital, Matt Hawkins, perusahaan swasta yang fokus pada ganja, mengatakan, “Selama ada permintaan konsumen yang kuat, industri akan berlanjut dan bertumbuh dengan peningkatan serta jalur legalisasi kemungkinan akan berjalan dengan cepat” (4/11).

Empat negara bagian yang baru saja ikut ambil bagian dalam legalisasi ganja, memiliki pasar yang sangat menggiurkan. Menurut Salvatore Armenia, “negara bagian yang baru saja mengesahkan legalisasi penggunaan ganja dianggap sama besarnya dengan potensi pendapatan ganja di seluruh pasar Kanada. Potensi nilai keuntungannya lima miliar dolar AS sampai sembilan miliar dolar AS per tahun atau setara dengan Rp71 miliar sampai Rp129 miliar.”

Salvatore Armenia adalah wakil presiden C21 atau CXXI. C21 sendiri adalah perusahaan investasi yang fokus pada ganja. Perusahaan tersebut berdiri sejak 1987 dan mulai fokus dalam bisnis pembudidayaan, pemrosesan dan pendistribusian ganja yang berkualitas. C21 memproduksi dan mendistribusikan berbagai produk, dari mulai bunga ganja, gulungan ganja, minyak ganja serta kartrid penguap.

3. Menanti keputusan dari pemerintah Federal pada 2021

Sebagian Besar Wilayah AS Mulai Legalkan Ganja

Dengan semakin banyaknya wilayah Amerika Serikat untuk memilih legalisasi ganja, inisiatif tersebut hanyalah langkah awal saja. Langkah selanjutnya adalah penyusunan peraturan atau konstitusi yang dibuat dan disahkan ditingkat negara bagian. Saat ini sudah ada 11 negara bagian yang telah melegalkan secara penuh penggunaan ganja untuk dewasa.

Dalam debat bulan lalu, calon wakil presiden Kamala Harris menyatakan bahwa jika Biden memimpin pemerintahan, ganja akan didekriminalisasi. Dekriminalisasi ganja ini dimulai pada tahun 1973 di Texas, ketika UU wilayah tersebut menyatakan bahwa kepemilikan 4 ons atau kurang “hanya” masuk dalam pelanggaran ringan. Ikhtiar untuk dekriminalisasi terus berlanjut bahkan hingga saat ini

Comments are closed.